NEWS BREAKING NEWS
Live
wb_sunny

Breaking News

“Debu, Licin, dan Ancaman Nyawa: Infrastruktur Pakuhaji Dikecam Warga”

“Debu, Licin, dan Ancaman Nyawa: Infrastruktur Pakuhaji Dikecam Warga”

TRANSFORMASINUSA.COM | Pakuhaji — Kesabaran warga Kecamatan Pakuhaji terhadap kondisi jalan rusak kini berada di titik nadir. Perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah sebatas pengurukan batu bercampur tanah dinilai hanya menutup luka lama tanpa solusi permanen.  

Di siang hari, jalan berubah menjadi sumber debu pekat yang mengganggu pernapasan warga dan pengguna jalan. Saat hujan, permukaan jalan licin bak jebakan maut, menimbulkan keresahan akan kecelakaan.  


Forum Masyarakat Peduli Pakuhaji (FOMPPA) bersama warga serta organisasi kemasyarakatan seperti Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug menggelar aksi spontan. Mereka turun ke jalan, menyuarakan aspirasi sekaligus membagikan masker kepada pengendara sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kesehatan, pada Minggu (22/2/2026).


Ketua FOMPPA, Fajri Akmali, menegaskan bahwa intensitas debu sudah mengancam kesehatan masyarakat. “Debu bisa memicu asma, ISPA, hingga infeksi paru-paru. Sementara saat hujan, jalan licin dan rawan kecelakaan. Ini bukan sekadar keluhan, tapi ancaman nyata,” ujarnya.  


Fajri juga menyoroti lalu lintas kendaraan angkutan tanah bersumbu tiga yang diduga membawa muatan berlebih. Menurutnya, tanpa pengawasan tegas, kerusakan jalan akan terus berulang meski perbaikan dilakukan. “Kami mendesak pemerintah mengambil langkah konkret, bukan sekadar tambalan sementara,” tambahnya.  


Tokoh masyarakat Mantri Manap turut menyuarakan harapan agar Bupati Tangerang lebih responsif terhadap keluhan warga. Ia menekankan perlunya perbaikan menyeluruh agar warga tidak terus menjadi korban infrastruktur yang rapuh.  


Aksi warga juga diwarnai spanduk bergambar Dedi Mulyadi, yang disebut sebagai sindiran sekaligus harapan agar kepala daerah meniru gaya kepemimpinan yang aktif turun langsung ke lapangan.  


Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi. Redaksi akan terus berupaya menghubungi pihak terkait demi menghadirkan pemberitaan berimbang sesuai kaidah jurnalistik.  


 [ RED ] TNC GROUP 

TRANSFORMASINUSA NEWS

TNC GROUP CHATT ME

Kritik dan Saran bisa melalui kolom dibawah ini,Terima Kasih

Posting Komentar