Arus Balik Lebaran 2026: Penumpang dan Kendaraan di Jalur Sumatera-Jawa Meningkat Drastis
TRANSFORMASINUSA.CIM, Lampung Selatan - Arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa pada H+2 menunjukkan lonjakan signifikan, terutama pada kendaraan roda dua yang mengalami peningkatan tajam hingga 85,3 persen.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 24 Maret 2026 (pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat sebanyak 164 trip kapal beroperasi di Pelabuhan Bakauheni.
Realisasi total penumpang yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 128.821 orang, atau naik 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 85.287 orang.
Lonjakan paling mencolok terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 18.137 unit, meningkat 85,3 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 9.788 unit.
Sementara itu, kendaraan roda empat mencapai 16.293 unit atau naik 41,8 persen dari 11.494 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk kendaraan logistik, total truk yang menyeberang mencapai 1.520 unit atau naik 104,3 persen dibandingkan 744 unit tahun lalu. Sedangkan bus tercatat sebanyak 549 unit atau meningkat 50,4 persen dari 365 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+2 mencapai 36.499 unit atau naik 63 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 22.391 unit.
Adapun akumulasi pergerakan sejak H-10 hingga H+2, total penumpang tercatat mencapai 701.091 orang atau meningkat 17,4 persen dibandingkan 597.350 orang tahun lalu. Sementara total kendaraan mencapai 163.862 unit atau naik 27,3 persen dari 128.757 unit.
Arus Sebaliknya, Jawa ke Sumatera Juga Meningkat
Sementara itu, arus penyeberangan dari Jawa ke Sumatera juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara), selama periode yang sama tercatat 164 trip kapal beroperasi.
Jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 47.052 orang atau naik 24,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 37.731 orang.
Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 2.485 unit atau naik 3,1 persen dari 2.410 unit tahun lalu. Kendaraan roda empat mencapai 6.092 unit atau meningkat 19,3 persen dari 5.107 unit.
Untuk kendaraan logistik, truk tercatat sebanyak 1.041 unit atau naik signifikan 83,6 persen dari 567 unit. Sedangkan bus mencapai 492 unit atau meningkat 58,2 persen dibandingkan 311 unit tahun lalu.
Total seluruh kendaraan dari Jawa ke Sumatera pada H+2 mencapai 10.110 unit atau naik 20,4 persen dibandingkan 8.395 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+2, total penumpang mencapai 1.042.171 orang atau naik 2,3 persen dari 1.018.391 orang. Sementara total kendaraan tercatat 273.256 unit atau meningkat 6,4 persen dibandingkan 248.351 unit tahun lalu. (*)
Posting Komentar