NEWS BREAKING NEWS
Live
wb_sunny

Breaking News

IWO Indonesia Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Manipulasi Anggaran Media di Diskominfo Santik Bekasi

IWO Indonesia Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Manipulasi Anggaran Media di Diskominfo Santik Bekasi

TRANSFORMASINUSA.COM, CIKARANG – Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia mendesak pengusutan tuntas dugaan manipulasi anggaran media di Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo Santik) Kabupaten Bekasi pada periode 2023 dan 2024. Dugaan ini mencuat terkait dengan penggunaan sistem e-Katalog dalam kerja sama dengan media, Sabtu (14/3/2026).
 
Indikasi Kejanggalan dalam Kerja Sama Media
 
Berdasarkan laporan investigasi, ditemukan indikasi kejanggalan berupa pola penayangan berulang (duplikasi) yang diduga tidak sesuai dengan realisasi. Modusnya adalah frekuensi tayang advertorial yang tercatat dalam sistem e-Katalog lebih banyak dibandingkan penayangan aktual. Sebagai contoh, sebuah media dilaporkan hanya menayangkan advertorial sebanyak dua kali, namun dalam lelang e-Katalog tercatat empat kali dengan kode RUP dan nilai kontrak yang identik.
 
Reaksi IWO Indonesia
 
Menyikapi hal ini, IWO Indonesia menegaskan bahwa persoalan ini harus dibawa ke ranah hukum jika terbukti ada unsur kesengajaan yang merugikan keuangan negara.
 
"Kami memantau adanya pola sistematis yang berpotensi merugikan keuangan negara. Penjelasan bahwa ini hanya 'kesalahan teknis' sangat sulit diterima akal sehat jika terjadi secara masif selama dua tahun anggaran berturut-turut. Harus ada transparansi dan audit independen," tegas Karno Jikar, Sekretaris DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi.
 
Tindak Lanjut dari Inspektorat Kabupaten Bekasi
 
Bagian Investigasi Inspektorat Kabupaten Bekasi, Sutisna, menyatakan bahwa pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan segera setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Seluruh pihak terkait akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi.
 
Tanggapan Diskominfo Santik Kabupaten Bekasi
 
Kabid IKP Diskominfo Santik Kabupaten Bekasi, Rhamdan Nurul Ikhsan, sebelumnya berdalih bahwa ketidaksesuaian data tersebut hanyalah masalah teknis dalam penginputan sistem.
 
Sorotan Publik terhadap Anggaran
 
Publik kini menyoroti akuntabilitas atas anggaran yang dikelola Diskominfo Santik Bekasi, dengan rincian:
 
- Tahun 2023: Rp 4.410.000.000
- Tahun 2024: Rp 3.900.000.000
 
IWO Indonesia menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas guna memastikan anggaran publik digunakan secara tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan oknum tertentu.
 
(Tim Redaksi)

TRANSFORMASINUSA NEWS

TNC GROUP CHATT ME

Kritik dan Saran bisa melalui kolom dibawah ini,Terima Kasih

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar