Jembatan Gantung Garuda di Sungai Cilamatan Hubungkan Kampung Kepuh dengan Pusat Desa Sukahurip
Ilustrasi: Jembatan Gantung Garuda di Sungai Cilamatan, Kabupaten Subang.
TRANSFORMASINUSA.COM | Subang — Sungai Cilamatan selama bertahun-tahun menjadi batas alami yang memisahkan Kampung Kepuh, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, dari pusat aktivitas desa. Untuk mencapai pusat desa, warga harus menempuh perjalanan memutar dengan jarak yang cukup jauh. Kondisi tersebut kini berubah setelah dibangunnya Jembatan Gantung Garuda yang melintasi sungai tersebut, 6 Maret 2026.
Pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan oleh Kodim 0605/Subang sebagai upaya membantu meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan. Infrastruktur ini dibangun dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar 1,2 meter di Kampung Kepuh, Desa Sukahurip, yang selama ini membutuhkan jalur penghubung yang lebih cepat dan aman menuju pusat desa.
Keberadaan Jembatan Gantung Garuda kini menjadi penghubung penting bagi masyarakat Kampung Kepuh dengan wilayah lainnya di Desa Sukahurip. Jembatan tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi jalur pendekat distribusi hasil pertanian masyarakat menuju pusat desa maupun pasar.
Komandan Kodim 0605/Subang menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat membantu mempermudah mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di desa. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan kesejahteraan masyarakat juga dapat meningkat,” ujarnya.
Bagi masyarakat Kampung Kepuh, jembatan ini membawa perubahan besar dalam aktivitas sehari-hari. Anak-anak kini dapat menuju sekolah dengan lebih mudah, sementara para petani dapat mengangkut hasil pertanian tanpa harus menempuh perjalanan memutar seperti sebelumnya.
Salah seorang warga Kampung Kepuh mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, warga harus melewati jalur yang lebih jauh untuk mencapai pusat desa.
“Kami sangat terbantu dengan adanya jembatan ini. Sekarang perjalanan menjadi lebih dekat dan mempermudah aktivitas kami sehari-hari,” ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 370 kepala keluarga yang tinggal di wilayah Kampung Kepuh dan sekitarnya. Kehadiran jembatan ini juga memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat yang selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian warga.
Dengan hadirnya Jembatan Gantung Garuda, akses antarwilayah di Desa Sukahurip kini menjadi lebih terbuka. Infrastruktur ini tidak hanya menjadi sarana penghubung fisik, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
[RED] ERNITA SIMBOLON
Posting Komentar