Melalui Ramadan Berbagi, YBGS Dorong Kepedulian Nyata bagi Warga Sumedang
TRANSFORMASINUSA.COM | Sumedang – Suasana Dusun Cilencar RT 01/11, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, terasa berbeda. Di bulan Ramadan yang identik dengan kepedulian sosial, Yayasan Badega Garuda Sakti (YBGS) menggelar kegiatan “Ramadan Berbagi: Bulan Penuh Berkah, Bahagiakan Sesama” dengan menyerahkan bantuan kaki palsu dan sembako kepada warga yang membutuhkan,Senin (02/03/2026)
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Badega Garuda Sakti. Ketua Umum Badega Garuda Sakti, Murfito Adi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial lembaga.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat empati. Kami ingin kehadiran yayasan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujar Murfito.
Pembina Badega Garuda Sakti, H. Irwan, menambahkan bahwa kegiatan sosial harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya seremonial.
“Yang terpenting bukan sekadar memberi, tetapi memastikan bantuan itu benar-benar membantu dan memulihkan rasa percaya diri penerima,” katanya.
Kepala Desa Cigendel, H. Mulyana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan doa bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Mudah-mudahan bapak ibu semua yang hadir diberikan umur panjang, kesehatan, dan rezeki yang berkah. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” ucapnya.
Momen penyerahan bantuan menjadi bagian paling emosional. Penerima kaki palsu, Ibu Ikah dan Dani, hadir didampingi keluarga. Keponakan dari Ibu Asih turut mendampingi keluarga perwakilan penerima dari Desa Cigendel. Dukungan keluarga tampak menguatkan suasana haru dalam prosesi tersebut.
Sekretaris DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sumedang, Wihartini, yang turut hadir, menilai sinergi lintas lembaga seperti ini penting untuk memperluas akses bantuan bagi penyandang disabilitas.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut. Penyandang disabilitas tidak hanya membutuhkan alat bantu, tetapi juga perhatian dan keberlanjutan pendampingan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PT Malahayati Nusantara Raya, Muhammad Ali, menjelaskan bahwa partisipasi perusahaannya merupakan bagian dari tanggung jawab sosial.
“Kami hadir bukan hanya memperkenalkan lembaga kami, tetapi juga ingin berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah ini,” kata Muhammad Ali.
Kegiatan ini melibatkan KPM Kaki Palsu Mandiri dan didukung sejumlah mitra media serta organisasi. Yayasan Badega Garuda Sakti yang berkantor di Kota Bandung menyatakan bahwa kegiatan Ramadan Berbagi akan terus diupayakan sebagai agenda sosial berkelanjutan.
Di tengah keterbatasan yang dihadapi sebagian warga, bantuan kaki palsu bukan sekadar alat bantu mobilitas. Bagi penerima, itu adalah simbol harapan—untuk kembali melangkah lebih percaya diri dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri.
[RED]
Posting Komentar