Darurat Narkotika Naik Jadi 4,15 Juta Jiwa, BNN Gencarkan Wadah PSM Hingga Pelosok Desa
TRANSFORMASINUSA.COM, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat barisan nasional melawan narkotika dengan membentuk Wadah Peran Serta Masyarakat (PSM). Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi di Ruang Muhamad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).
Sekretaris Utama BNN RI, Tantan Sulistyana, menegaskan Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat narkotika multidimensi. Berdasarkan survei prevalensi nasional 2025 oleh BRIN, BPS, dan BNN, angka penyalahgunaan narkotika naik dari 1,73% pada 2023 menjadi 2,11% pada 2025. Angka tersebut setara 4,15 juta penduduk usia 15-64 tahun yang terpapar narkotika. "Kenaikan relatif lebih tinggi terjadi di wilayah perdesaan," ungkap Sestama, menandakan sindikat kini tak hanya menyasar perkotaan.
Ancaman narkotika dinilai sangat masif. BNN mencatat 9.720 kawasan rawan narkotika di tingkat desa/kelurahan seluruh Indonesia. Kerugian materi mencapai triliunan rupiah per tahun. Daya rusak narkotika disebut lebih serius dari korupsi dan terorisme karena menyerang sistem saraf otak secara permanen. Tantangan bertambah dengan 170 jenis narkotika baru (NPS) yang terus berkembang. Karena itu, BNN menginisiasi Wadah/Forum Komunikasi Aktif antar masyarakat anti-narkotika sebagai "mesin sosial" yang terstruktur hingga pelosok desa.
"Negara tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kehadiran masyarakat sebagai garda terdepan untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkotika demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," tegas Tantan. BNN berkomitmen mengoordinasikan seluruh ormas agar satu tekad mengantisipasi jalur masuk narkotika, terutama jalur laut yang mencapai 95% dari total penyelundupan.
Hadir dalam rakor tersebut Ketua DPD GANISA Kabupaten Lebak, Mujahidin. GANISA merupakan Yayasan Gerakan Anti Narkotika Indonesia yang juga aktif sebagai pejuang kemanusiaan. Kehadiran GANISA menjadi wujud nyata sinergi ormas dengan BNN dalam memperkuat peran serta masyarakat melawan narkotika hingga ke tingkat daerah.(Kiki)
Posting Komentar