Jangan Main-Main"! Wabup Ijo Hapidin Guncang RSUD Bayu Asih Usai Temukan Brankar Kosong dan Parkir Mahal
TRANSFORMASINUSA.COM, PURWAKARTA -JABAR – Ketidakberesan pelayanan publik kembali mencuat ke permukaan. Wakil Bupati Purwakarta, Ijo Hapidin, turun tangan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Bayu Asih, Jumat (17/4/2026).
Kedatangan orang nomor dua di Pemkab Purwakarta itu dipicu oleh derasnya aduan masyarakat yang menyoroti buruknya fasilitas dan pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Dalam pengecekan tersebut, ditemukan fakta yang sangat memprihatinkan. Beberapa brankar atau tempat tidur pasien di IGD dilaporkan dalam kondisi telanjang, tidak dilengkapi matras maupun bantal. Kondisi ini dinilai mencederai standar pelayanan dasar kesehatan dan kemanusiaan.
Melihat kenyataan pahit tersebut, emosi Wabup Ijo Hapidin langsung terpancing.
“Layani masyarakat dengan penuh hati. Pelayanan itu bukan sekadar formalitas, tapi harus dijaga kualitasnya,” tegas Ijo Hapidin dengan nada keras di lokasi.
Tak hanya soal fasilitas medis yang minim, persoalan tarif parkir juga menjadi sorotan tajam. Warga mengeluhkan adanya pungutan sebesar Rp3.000, yang dinilai memberatkan, bahkan untuk kendaraan yang hanya singgah sebentar.
Hal ini menjadi ironi, mengingat sejumlah rumah sakit swasta justru memberikan fasilitas parkir gratis demi kenyamanan pengunjung.
“Kenapa rumah sakit swasta bisa gratis, sementara rumah sakit milik pemerintah justru membebani masyarakat?” sindirnya.
Lebih jauh, Ijo Hapidin menyinggung soal pengelolaan keuangan. Ia menegaskan akan menelusuri secara mendalam pengelolaan anggaran di RSUD Bayu Asih, khususnya yang bersumber dari skema BLUD (Badan Layanan Umum Daerah).
Menurutnya, buruknya pelayanan yang terjadi saat ini bisa menjadi indikator kuat adanya persoalan dalam tata kelola anggaran negara.(tim/red)
Posting Komentar