ALFATAH RESIDENCE MEMERAH PUTIH" Bendera Kecil Itu Cerita, Besar Tentang Cinta Tanah Air.
TRANSFORMASINMUSA.COM`Palembang 10 Agust 2026. Sore itu di Blok An-Nur dan An-Naffi, Alfatah Residence, Bukit Baru, angin berhembus pelan mengibarkan bendera Merah Putih.
Bukan bendera besar di kantor pemerintahan. Ini bendera-bendera kecil yang dipasang dengan tangan warga sendiri. Ada ibu-ibu yang berdiri di atas kursi plastik, bapak-bapak membentangkan umbul-umbul dari ujung ke ujung, dan anak-anak berlarian sambil membawa bendera plastik.
Di RT 06 RW 04 ini, 17 Agustus bukan sekadar tanggal di kalender.
Setiap tahun, jalanan berubah warna. Umbul-umbul Merah Putih menggantikan sepi. Tawa anak-anak menggantikan sunyi.
“Ini tradisi kami,” ujar salah satu warga. “Pasang bendera dulu, baru semangat lombanya. Biar anak-anak tahu, merdeka itu rasanya seperti ini .gotong royong, rame-rame jadi penyemangat kebersamaan.”
Di tengah dekorasi sederhana itu, ada sesuatu yang besar: rasa cinta tanah air yang tidak pernah padam.
Tidak perlu mewah. Cukup seutas tali, beberapa bendera, dan hati yang sama-sama ingin memperingati.
Menjelang HUT RI ke-81, Alfatah Residence mengingatkan kita:
Kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan megah. Kadang ia hadir dari jalan perumahan, dari umbul-umbul yang berkibar, dan dari warga yang bahu-membahu.
Sepanjang Blok An-Nur dan An-Naffi, umbul-umbul dan bendera segitiga telah terpasang rapi. Warga mulai menghias lingkungan sejak sore. Bagi mereka, ini bukan sekadar dekorasi. Memasang bendera tiap Agustus sudah jadi tradisi, cara sederhana menanamkan nasionalisme sekaligus membuka rangkaian lomba 17-an untuk semua usia.
Di tahun ke-81 Indonesia merdeka, Alfatah Residence membuktikan .cinta tanah air bisa dimulai dari depan rumah sendiri.
Redaksi / Suhaimi



Posting Komentar