POLISI KANTONGI IDENTITAS TERDUGA PELAKU PEMBOBOLAN PIPA PERTAMINA DI KOTABARU JAMBI"
TRANSFORMASI USA.COM JAMBI- Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku pembobolan pipa minyak milik PT Pertamina di wilayah Kotabaru, Kota Jambi. Hingga saat ini proses hukum masih menunggu laporan resmi dan perhitungan kerugian dari Pertamina.4/8/2026
Peristiwa itu terungkap pada Senin,3Agustus 2026 pagi, setelah petugas keamanan Pertamina menemukan adanya minyak yang mengalir ke parit di Jalan Suryadarma, RT 32, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kotabaru melakukan pengecekan di lokasi. Kecurigaan mengarah ke sebuah kios di pinggir jalan. Saat dilakukan pembongkaran, ditemukan lubang yang diduga sengaja dibuat untuk menembus pipa Pertamina yang berada di bawah tanah.
Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa bor listrik, mata bor ukuran 3/4 inci, linggis, martil, gergaji, dan alat besi lainnya.
Berdasarkan keterangan saksi, kios tersebut baru disewa sekitar tiga hari sebelum kejadian.
"Kami menduga tempat ini memang dipersiapkan khusus untuk membobol pipa," ujar Kapolsek Kotabaru, Kompol Helrawati Siregar.
Setelah titik kebocoran ditemukan, Pertamina langsung menghentikan sementara aliran minyak dan menurunkan tim teknisi untuk menutup pipa. Kios yang dijadikan lokasi pembobolan kemudian diratakan dengan alat berat agar perbaikan dapat dilakukan.
Polsek Kotabaru juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan cairan khusus guna mengantisipasi potensi kebakaran akibat tumpahan minyak. Selama proses perbaikan, arus lalu lintas di Jalan Suryadarma sempat mengalami kepadatan dan diatur oleh petugas.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu dua hal dari Pertamina. Pertama, hasil perhitungan kerugian. Kedua, laporan resmi yang akan menjadi dasar proses hukum lebih lanjut.
"Identitas terduga pelaku sudah kami ketahui. Untuk proses lebih lanjut kita masih menunggu laporan dari pihak Pertamina," kata Helrawati.
Kasus pembobolan pipa migas tidak hanya menimbulkan potensi kerugian negara, tetapi juga memiliki risiko terhadap keselamatan dan lingkungan akibat kebocoran serta tumpahan minyak.
(Redaksi ) Suhaimi



Posting Komentar