MURI Gelar Silaturahmi dan Maulid Nabi, Satukan Tokoh Muslimah, Pengusaha, dan Elemen Masyarakat

TRANSFORMASINUSA.COM | Semangat persatuan dan kebersamaan lintas elemen masyarakat
kembali digaungkan melalui kegiatan silaturahmi dan peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW yang mempertemukan sejumlah tokoh perempuan, organisasi
kemasyarakatan, serta jajaran Partai Rakyat Indonesia (PRI).
Kegiatan tersebut digelar dalam suasana penuh kekeluargaan
dengan menggabungkan nilai-nilai keagamaan, silaturahmi, kepedulian sosial, dan
pesan persatuan. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan ini menjadi
bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta membangun kolaborasi di tengah
keberagaman kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan kedatangan
para tamu undangan, kemudian dilanjutkan makan siang bersama. Acara resmi
selanjutnya dibuka oleh pembawa acara, Ibu Hj. Relawati Indra Gempita, S.Ag.
Pesan keberagaman menjadi salah satu bagian penting dalam
kegiatan tersebut melalui pemutaran video lintas agama. Acara kemudian
dilanjutkan dengan doa pembuka yang dipimpin Ibu Hj. Mariyam dari Majelis
Raudatussaadah.
Nuansa religius semakin terasa ketika rangkaian acara
dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diiringi penampilan
tim marawis dari MT Silaturrahim. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi
momentum untuk menghidupkan kembali nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam
membangun persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
Sejumlah tokoh turut menyampaikan pandangan dan pesan dalam kesempatan tersebut. Sambutan pertama disampaikan oleh Dewan Pakar Muslimah Indonesia sekaligus Ketua Umum Persatuan Saudagar Muslim Indonesia (PERSAMI), Ibu Prof. Dr. Siti Azizah Ma'ruf Amin, S.H., M.H
.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Umum MURI, Ibu
Lisawati Subandi, S.E., CIBTAC, CTMR.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia (PRI),
Muhammad Nazaruddin, turut menyampaikan sambutan. Kehadiran pimpinan PRI
dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memperkuat
silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai
elemen masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan
ayat suci Al-Qur'an dan saritilawah. Pembacaan Al-Qur'an disampaikan oleh Qori
Ibu Julinar Sinaga, S.Sos., S.Pd., sedangkan saritilawah dibawakan oleh Devira.
Puncak kegiatan keagamaan diisi dengan tausiah oleh Ustadzah
Hj. Dr. Shofwatunida, M.Ag. Dalam tausiah tersebut, para peserta diajak
merefleksikan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW serta mengimplementasikan
nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah tausiah, acara dilanjutkan dengan doa penutup dan
ramah tamah yang kembali dipimpin oleh Ibu Hj. Mariyam dari Majelis
Raudatussaadah. Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan Pasukan
Yatim Faturrahman, yang turut memberikan warna tersendiri dalam rangkaian
acara.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup oleh pembawa
acara, Ibu Hj. Relawati Indra Gempita, S.Ag.
Lebih dari sekadar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,
kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk mempererat tali silaturahmi,
membuka komunikasi antarelemen masyarakat, serta menumbuhkan semangat
kolaborasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pesan utama yang mengemuka dari kegiatan tersebut adalah
pentingnya menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bersama. Perbedaan latar
belakang, organisasi, maupun peran sosial dinilai dapat menjadi modal positif
apabila dibangun melalui komunikasi, kepedulian, persaudaraan, dan semangat
gotong royong.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, semangat
persatuan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diwujudkan
dalam kehidupan nyata melalui kerja sama dan kontribusi positif seluruh elemen
masyarakat.
Posting Komentar