NEWS BREAKING NEWS
Live
wb_sunny

Breaking News

GPN Serukan Boikot Raffi Ahmad, Bung M David Desak Prabowo Copot dari Utusan Presiden

GPN Serukan Boikot Raffi Ahmad, Bung M David Desak Prabowo Copot dari Utusan Presiden

TRANSFORMASINUSA INFO.NET |JAKARTA – Gerakan Pewaris Nusantara (GPN) menyerukan aksi boikot terhadap Raffi Ahmad dengan mengajak mahasiswa berhenti mengikuti (unfollow) seluruh akun media sosial miliknya. Seruan ini merupakan bentuk protes atas polemik acara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dinilai telah mencederai marwah dan idealisme mahasiswa.

Ketua Umum GPN, Bung M David, mengecam praktik penyewaan orang-orang untuk mengaku sebagai mahasiswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, tindakan itu bukan sekadar persoalan teknis penyelenggaraan acara, melainkan persoalan serius yang menyangkut integritas dan kehormatan identitas mahasiswa.

Bung David Sapaan yang biasa dipangil rekan menegaskan, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial. Karena itu, identitas mahasiswa tidak seharusnya diperalat untuk kepentingan pencitraan maupun kepentingan pihak tertentu.

Ia juga menanggapi permintaan maaf Raffi Ahmad yang menyatakan dirinya hanya hadir sebagai tamu undangan. Namun, menurut Bung M David, permintaan maaf tersebut tidak serta-merta menyelesaikan polemik yang berkembang.

"Persoalannya bukan semata-mata Raffi Ahmad hadir sebagai undangan atau bukan. Ada persoalan yang jauh lebih serius, yaitu orang-orang yang disewa untuk mengaku sebagai mahasiswa. Ini menyangkut kehormatan dan marwah mahasiswa," tegas Bung David.


Tidak hanya menyerukan boikot digital, GPN juga meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Raffi Ahmad dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden. Bung David menilai polemik tersebut perlu menjadi bahan evaluasi serius terhadap posisi dan tanggung jawab seorang pejabat yang membawa nama institusi kepresidenan.


Menurutnya, jabatan publik harus dijalankan dengan menjunjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, GPN meminta Presiden tidak mengabaikan aspirasi dan kritik yang berkembang di tengah masyarakat.


"Presiden Prabowo harus mengevaluasi dan mencopot Raffi Ahmad dari jabatan Utusan Khusus Presiden. Jabatan yang membawa nama Presiden dan negara harus dijaga dengan tanggung jawab serta integritas. Jangan sampai polemik seperti ini merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepresidenan," ujar Bung David.


GPN juga mengajak mahasiswa dan masyarakat menunjukkan sikap melalui gerakan boikot digital dengan berhenti mengikuti akun media sosial Raffi Ahmad.


Bung David menegaskan, mahasiswa bukan alat kepentingan maupun komoditas yang bisa disewa untuk membangun citra seseorang. Momentum Sumpah Pemuda seharusnya menjadi ruang untuk merawat idealisme, persatuan, dan keberanian generasi muda dalam menyuarakan kebenaran.



[ RED ] 

TRANSFORMASINUSA NEWS

TNC GROUP CHATT ME

Kritik dan Saran bisa melalui kolom dibawah ini,Terima Kasih

Posting Komentar