Menjalin Silaturahmi Lewat Agenda Arisan Keluarga As-Syifa, Zainal Abidin: Tradisi yang Patut Dilestarikan
TRANSFORMASINUSA.COM | SEMANAN, JAKARTA BARAT — Semangat mempererat tali silaturahmi dan menjaga keharmonisan antarkeluarga tercermin dalam kegiatan arisan keluarga As-Syifa yang diselenggarakan pada Minggu, 1 November 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Bapak Shalih beserta istri, kawasan Semanan, yang berdekatan dengan Kantor Kelurahan Semanan dan Pemakaman Kramat.
Acara ini dihadiri Ketua Arisan Keluarga As-Syifa, Zainal Abidin, C.Med., CLA, bersama sejumlah anggota keluarga dan jamaah arisan. Turut hadir Bapak Syamsuri, yang akrab disapa Agus Ateng, beserta istri, Ibu Kartu bersama suami, serta para anggota keluarga As-Syifa lainnya.
Kegiatan arisan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin untuk berkumpul, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan persaudaraan, membangun komunikasi, serta memperkuat rasa kebersamaan di antara seluruh anggota keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Arisan Keluarga As-Syifa, Zainal Abidin, C.Med., CLA, menyampaikan bahwa arisan keluarga memiliki nilai dan makna yang jauh lebih besar daripada sekadar kegiatan berkumpul atau pertemuan rutin.
Menurutnya, arisan keluarga dapat dijadikan wadah untuk mempertemukan anggota keluarga sekaligus merekatkan tali persaudaraan yang diwariskan dari generasi leluhur, anak cucu, hingga cicit.
"Melalui adanya arisan keluarga, kita memiliki suatu wadah dan kesempatan untuk saling bertemu. Dengan demikian, hubungan kekeluargaan tetap terjaga, bahkan dapat mempererat tali persaudaraan antargenerasi, mulai dari para leluhur hingga anak cucu dan cicit. Sebab, dengan adanya agenda arisan keluarga, terdapat dorongan bagi setiap anggota keluarga untuk saling berkumpul dan menjaga silaturahmi," ujar Zainal Abidin.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tradisi arisan keluarga merupakan salah satu budaya positif yang patut dipertahankan dan dilestarikan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mengandung nilai kekeluargaan, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong sebagaimana terkandung dalam sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia.
"Maka dari itu, arisan keluarga merupakan tradisi yang patut untuk dilestarikan. Tradisi ini memupuk semangat persatuan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan nilai gotong royong di antara anggota keluarga. Jangan sampai hubungan kekeluargaan terputus hanya karena kesibukan dan jarangnya pertemuan," tegasnya.
Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling menyapa, berbagi cerita, serta menjaga hubungan baik yang telah terjalin.
Melalui agenda arisan keluarga As-Syifa, diharapkan tali silaturahmi tidak hanya terjaga dalam setiap pertemuan, tetapi juga semakin kuat dalam kehidupan sehari-hari. Kebersamaan lintas generasi menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan, menumbuhkan kepedulian, serta mewariskan nilai-nilai persaudaraan kepada generasi berikutnya.
Pada akhirnya, arisan keluarga bukan sekadar tradisi berkumpul, melainkan sarana merawat warisan persaudaraan, memperkuat persatuan, dan menjaga keharmonisan keluarga dari generasi ke generasi.

Posting Komentar